Rilis Sikap dan Benih Harapan Untuk Ghouta

ghouta

Bumi Suriah kembali memerah darah. Masih hangat dalam pandangan maya kita melalui media massa dan media sosial. Beberapa pekan terakhir menjadi hari-hari penuh duka dan air mata yang mengundang perhatian dunia. Bagaimana tidak, sebuah peristiwa nirmanusiawi telah menohok sisi kemanusiaan kita. Sebagaimana dikutip dalam pemberitaan di berbagai media nasional maupun internasional, rezim Bashar al-Assad, rezim yang tengah berkuasa di Suriah, bersama dengan Rusia telah melakukan serangan udara ke wilayah Ghouta melalui Angkatan Bersenjata Suriah (Al Quwwat Al Musalahat Al Arabiat Al Suriyah). Disinyalir, tujuan serangan tersebut adalah untuk melawan pasukan pemberontak dan pasukan oposisi. Kerusakan yang ditimbulkan akibat penyerangan tersebut meliputi rusaknya infrastruktur, jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil dan secara umum dari berbagai perang sipil di Suriah, serta rusaknya lahan pertanian di negara tersebut.

Selain itu, dalam penyerangan tersebut, pihak militer juga memberlakukan blokade bantuan kemanusiaan termasuk pangan dan obat-obatan yang mengakibatkan keadaan warga sipil di kota tersebut kian memburuk.

Berdasarkan laporan dan tinjauan mengenai krisis kemanusiaan dan dampak-dampak konflik di Ghouta Timur saat ini, Keluarga Mahasiswa Muslim Pertanian (KMMP) sebagai Lembaga Dakwah Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang menjunjung tinggi asas kekeluargaan dan kemanusiaan dinilai perlu untuk mengambil sikap.

[RILIS SIKAP SAN BENIH HARAPAN UNTUK GHOUTA]

Rilis Sikap dan Benih Harapan untuk Ghouta

Tinggalkan Balasan